Modus Operandi Pencopet di KRL CommuterLine

Sejak pindah ke BSD sekitar 2 tahun yang lalu gw lebih memilih untuk menggunakan Kereta Listrik atau sering disingkat dengan KRL.

Awal-awal pindah dengan masyarakat sekitar yang sedikit sekali naik KRL sangat nyaman. Pada masa itu juga masih ada kereta ekonomi dan penumpang terpecah konsentrasinya.

Seiring waktu, KRL berubah menjadi commuterline, yang setiap stasiun berhenti dan ekonomi di hapuskan.

Otomatis penumpangnya jadi meningkat tajam, kereta sudah menjadi sangat full. Tapi ya sudahlah daripada lama naik mobil yang memakan waktu 2-3 jam, kereta hanya 1 jam.

Jika ramai berarti kesempatan org berbuat jahat makin tinggi. Copet mulai beraksi.

Tercatat ada beberapa modus dari hasil ngobrol dengan orang2 seperti berikut:

  • Disaat kita sibuk mau naik atau turun. Saat itulah saat terendah konsentrasi kita terhadap barang2. Kita sibuk mencari jalan keluar, ada yang bekerja narik handphone kita
  • Berikutnya adalah modus toilet. Disaat sudah duduk biasanya kita langsung ngobrol dengan temen sebelah, nah jika ada oknum pencuri dia biasanya akan nitip barang mau ke toilet, setelah kembali dia manawarkan diri untuk menjaga barang kita, saat itulah dia colong. Memang yg kedua ini agak gmn gitu, tp yg ngasih tau tentara, jd percaya aja lah

Kalau diinget2 jd kangen suasana kita sblm adanya commuterline, yg penumpangnya agak lengang dan berasa lbh nyaman.

Tulisan ini tujuannya cuma buat sharing aja ya, klo ada pengalaman please share di comment di bawah.

This entry was posted in Sehari-hari and tagged , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Modus Operandi Pencopet di KRL CommuterLine

  1. iya tuh, pas jaman masih ada kereta ekonomi dan ekspress, kaya’nya kereta lebih lengang. *pengalaman dicopet pas naik kereta ekonomi*

  2. Swastika says:

    Modus pura-pura sakit, pingsan atau muntah kok nggak ditulis? Pencoleng pura-pura pusing, lalu ambruk ke seorang penumpang (biasanya perempuan). Saat penumpang yg diambrukin ini kaget/heboh jadi nggak waspada, teman komplotan si pencoleng itu beraksi mengambil HP atau dompet, lalu kabur. Soal bagi-bagi belakangan.

  3. didut says:

    yang jelas keretanya harus diperbanyak dan ada kereta dalam kota biar jalanan lengang =))

  4. Sebagai pengguna commuterline aku harus berkomentar hahaha
    Alhamdulillaah belum pernah kecopetan di CL, mungkin karena aku lebih milih gerbong khusus cewek (meski katanya ada copet juga di gerbong ini, dan pelakunya tentu saja cewek juga) dan meghindari kepadatan yang berlebihan. Anyway, CL masih membenahi dengan penambahan gerbong dan perpanjangan peron. Semoga bisa mengurangi kepadatan di jam-jam tertentu ya…

  5. mikow says:

    commuter line ada toiletnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *